Kumpulan Hadits Qudsi – 3

Kumpulan Hadits Qudsi ini dikompilasi oleh Pak Sabari Muhammad dari berbagai buku dan sumber. Saya mendapatkannya dari note beliau di facebook. Semoga apa yang beliau lakukan ini menjadi amal shaleh yang diridhai Allah Ta’ala.

[HQ No-21] Dari Abu Hurairah ra, bahwasanya ia bersama dengan Rasulullah saw menjenguk orang yang sakit karena demam, lalu Rasulullah saw bersabda: “Bergembiralah, karena Allah telah berfirman:

Itu adalah api-Ku, yang Aku kuasakan terhadap hamba-Ku yang mu’min di dunia agar menduduki (sebagai pengganti) bagian apinya di akhirat”. (Hadits ini ditakhrijkan oleh Ibnu Majah)

[HQ No-22] Berkata Abu Umamah ra, bahwasanya Nabi saw bersabda: ”Allah telah berfirman:

Wahai Malaikat-ku. Pergilah kepada hamba-Ku, dan timpakan ke atasnya bala”

Maka para Malaikat pun menimpakan bala ke atasnya dan orang itu memuji Allah. Para Malaikat lalu kembali mengatakan, ”Wahai Tuhan kami! Kami telah menimpakan atasnya sebagaimana yang Engkau perintahkan.

Berfirman Tuhan: ”Kembali semula kepadanya, Aku ingin mendengar apa katanya”. (HR. Thabrani)

[HQ No-23] Berkata Anas ra, bahwasanya Nabi saw bersabda: ”Allah telah berfirman:

Jika Aku menimpakan suatu mushibah ke atas salah seorang hamba-Ku pada badannya, atau hartanya, atau anaknya, lalu dia menerima mushibah itu dengan penuh kesabaran, niscaya di hari kiamat Aku malu akan menegakkan baginya neraca timbangan atau membuka buku catatan amalnya”. (HR. Qudha’i) dan (Dailami, Hakim, Tirmidzi)

[HQ No-24] Berkata Abul Asy’ats Ash-Shan’aani ra, bahwasanya Nabi saw bersabda: “Allah telah berfirman:

Sekiranya Aku uji salah seorang hamba-Ku yang mu’min, lalu ia memuji-Ku atas apa yang telah Aku ujikan itu (niscaya Aku akan perintahkan kepada Malaikat-Ku agar) berilah pahala yang bersambungan baginya, sebagaimana pahala yang biasa kalian berikan”. (HR. Ahmad dan Thabrani)

[HQ No-25] Berkata Syaddad bin Aus ra bahwasanya Nabi saw bersabda: “Allah telah berfirman:

Sekiranya Aku uji salah seorang hamba-Ku yang mu’min, lalu ia memuji-Ku seraya bersabar atas (penderitaan) apa yang Aku mengujinya. Maka ia akan bangun dari tempat pembaringannya, bagaikan anak yang baru dilahirkan oleh ibunya, bersih dari dosa. Lantas Tuhan akan memerintahkan malaikat Pencatat Amal: Sesungguhnya Aku telah menahan hamba-Ku ini dan Aku telah mengetahuinya, maka kini catatkanlah baginya apa yang kamu selalu catatkan sebelum itu dari pahala-pahala amalannya”. (HR. Ahmad)

[HQ No-26] Berkata Ibnu Mas’ud ra bahwasanya Nabi saw telah bersabda: ”Allah telah berfirman:

Wahai dunia! Pahitkanlah kehidupan para kekasih-Ku, janganlah sekali-sekali engkau memaniskannya, kelak engkau akan memfitnahinya”. (HR. Qudha’i)

[HQ No-27] Berkata Abu Hurairah ra bahwasanya Nabi saw bersabda: “Allah telah berfirman:

Rahmat-Ku mendahului kemurkaan-Ku”. (HR. Muslim)

Berkata Ibnu Abbas ra bahwasanya Nabi saw bersabda: “Allah telah berfirman:

Sesungguhnya Akulah Allah! Yang tiada Tuhan melainkan Aku. Rahmat-Ku mendahului kemurkaan-Ku. Maka barangsiapa bersaksi bahwa tiada Tuhan melainkan Allah dan bahwasanya Muhammad itu hamba-Nya dan rasul-Nya, maka baginya surga”. (HR. Dailami)

[HQ No-28] Berkata Abu Dzar ra bahwasanya Nabi saw bersabda: “Allah telah berfirman:

Satu kebajikan diganjar dengan sepuluh kali, atau lebih dari itu. Dan satu kejahatan tetap satu, ataupun Aku mengampunimu daripadanya. Andaikata seseorang itu menemui-Ku dengan dosa sepenuh bumi tetapi ia tidak menyekutukan Aku, niscaya Aku akan menemuinya dengan ampunan sepenuh bumi”. (HR. Muslim dan Abu Nu’aim)

[HQ No-29] Berkata Abu Darda ra bahwasanya Nabi saw bersabda: “Allah telah berfirman:

Allah telah mewahyukan kepada Musa: Wahai Musa! Cukuplah dengan sepotong roti keras untuk menutup laparmu, dan sehelai kain untuk menutup auratmu, dan bersabarlah di atas segala mushibah. Jika engkau didatangi dunia maka ucapkanlah ‘inna lillaahi wa inna ilaihi raaji’uun’, itulah balasan yang disegerakan di dunia. Dan jika engkau lihat dunia membelakangimu, sedang kemiskinan yang menghampirimu, maka ucapkanlah ‘marhaban bi syi’aari-sh-shalihiin’ (Selamat datang dengan syiar-syiar kaum shalihin)”. (HR. Dailami)

[HQ No-30] Berkata Ibnu Umar ra bahwasanya Nabi saw bersabda: “Allah telah berfirman:

Barangsiapa yang senantiasa sibuk berdzikir kepada-Ku sehingga tidak sempat untuk memohon karunia-Ku, niscaya akan Kuberikan kepadanya sebaik-baik apa yang pernah Kuberikan kepada orang-orang yang bermohon”. (HR. Bukhari)

%d blogger menyukai ini: